logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

0878 8573 8252 / 0812 8401 1392

insancerdas@gmail.com

Top

Kurikulum

Kami mampu support kurikulum:

  • Nasional
  • Nasional Plus
  • Internasional

Catatan:

Ketersediaan tidak sama di semua area jangkauan. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

 


Kurikulum Nasional

Dalam sejarah perjalanan sejak kemerdekaan pada tahun 1945, Kurikulum Pendidikan Nasional telah mengalami sembilan kali perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006 dan 2013.  Kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Perubahan Kurikulum Nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaannya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya.

Kurikulum terbaru yang diterapkan mulai tahun ini adalah kurikulum 2013. kurikulum yang disusun oleh tim yang terdiri para pakar dan tokoh pendidikan seperti Franz Magnis Suseno, Prof Juwono Sudarsono, serta lainnya, ditekankan pada model pembelajaran tematik, dan lebih mengarah pada pendidikan karakter.

Sekolah nasional adalah sekolah yang akreditasi diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada sekolah yang memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah dan berlaku di seluruh Indonesia.  Standar yang ditetapkan adalah:
• Kurikulum dan isi pendidikan
• Kompetensi lulusannya
• Proses penyelenggaraan sekolah
• Pendidik dan tenaga kependidikan
• Sarana dan prasarana
• Pengelolaan sekolah
• Pembiayaan sekolah
• Penilaian pendidikan

Berikut adalah sekolah yang menggunakan kurikulum nasional:

• Pemerintah: Sekolah negeri
• Swasta Umum: Tidak berdasarkan agama tertentu. Semua pemeluk agama di sekolah itu disediakan guru agama masing-masing
• Swasta berlandaskan agama tertentu, seperti sekolah Islam, sekolah Kristen, sekolah Katolik, atau sekolah Budha

Kurikulum Nasional Plus

Sekolah Nasional Plus (Sekolah Nasional Berstandar Internasional/SBI) berbasis kurikulum nasional yang memiliki dua aliran. Penambahan ‘plus’ ini tidak berasal dari pemerintah. Kriteria atau kualitas dengan penambahan ‘plus’ dibentuk oleh sebuah organisasi, yakni Association of National Plus Schools (ANPS). Organisasi ini didirikan pada tahun 2000, dan menetapkan kriteria Sekolah Nasional Plus. ANPS inilah yang menetapkan akreditasi sebagai Sekolah Nasional Plus. Meski begitu, Sekolah Nasional Plus ini harus tetap mengikuti kurikulum dasar yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memang memberi pengawasan langsung pada Sekolah Nasional Plus.

Ada 2 aliran Sekolah Nasional Plus:

1. Aliran yang mengadopsi sistem pendidikan internasional, yakni International Baccalaureate (IB), Cambridge International Examination (CIE), dll. Selain menerapkan kurikulum nasional, kurikulum internasional digunakan dalam beberapa mata pelajaran (umumnya matematika, IPA dan bahasa Inggris)

2. Aliran yang mengikuti sistem pendidikan nasional. Menerapkan kurikulum nasional untuk semua tingkat pendidikan. Beberapa mata pelajaran diberikan dalam bahasa Inggris

Ciri khas:
• Beberapa mata pelajaran diajarkan dalam bahasa Inggris
• Menyediakan guru native speaker untuk menerapkan kurikulum internasional,  seperti Cambridge International Examination (CIE) atau International Baccalaureate Organisation (IBO)
• Mengadakan ujian berstandar internasional
• Menambah program ekstrakurikuler
• Penerapan kurikulum nasional dan internasional

Beberapa sekolah yang menggunakan kurikulum ini:
a. P.S.K.D. Mandiri
b. Madina Islamic School (Primary & Secondary School)
c. Sekolah IPEKA
d. Pelangi Kasih
e. Sekolah Tiara Bangsa – ACS (International) (Playgroup – Senior Highschool)
f. Sekolah Pelita Harapan
g. Sekolah Bogor Raya (Play group – Senior Highschool)
h. Sekolah Mutiara Nusantara

 

Kurikulum Internasional

a. International Baccalaureate (IB)

Ada tiga jenjang program IB:

– IB Primary programme (usia 3 – 12 tahun). Program dirancang untuk mengembangkan seluruh aspek yang ada dalam diri anak dan mendorong anak untuk aktif belajar. Mengajarkan 6 bidang studi, yaitu language, social study, mathematic, art, science, dan physical education

– IB Middle years programme (usia 11 – 16 tahun). Dirancang untuk membantu anak menemukan rasa memiliki dunia ini, yakni hal-hal yang saling berkaitan di dunia ini dengan sikap belajar yang positif. Mengajarkan 8 bidang studi, yaitu mother tongue, second language, humanities, science, mathematics, art, physical education, dan technology

– IB Diploma programme (usia 16 – 19 tahun). Dirancang untuk mempersiapkan murid usia 16 – 19 tahun agar sukses masuk perguruan tinggi di luar negeri. Program Diploma diberikan selama dua tahun dan telah mendapat pengakuan dari universitas terkenal di seluruh dunia.

Ada 6 bidang kursus dan ujian yang harus diselesaikan siswa untuk memperoleh diploma IB, yakni creativity, action, service (siswa wajib belajar aktif melalui pengalaman melakukan kerja nyata di luar kelas), extended essay (siswa wajib melakukan penelitian mandiri terhadap subyek yang dipelajari), theory of knowledge (bidang studi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan refleksi terhadap pengetahuan alam dan secara kritis menguji bidang pemahaman yang berbeda: persepsi, emosi, bahasa dan menyimpulkan), serta jenis pengetahuan yang berbeda (scientific, artistic, mathematical dan historical)

Sekolah dengan sertifikat IB (International Baccalaureate) adalah yayasan pendidikan internasional yang berkantor pusat di Genewa (Swiss) dan didirikan pada tahun 1968. Yayasan ini mengembangkan program diploma yang akan memudahkan murid untuk diterima di perguruan tinggi di negara mana pun.  Sekolah yang menggunakan kurikulum ini:
– ACG International School – Jakarta
– Al Jabr Islamic School
– Australian International School, Indonesia – Pejaten Campus
– Bali International School
– Bandung International School
– Bina Tunas Bangsa International Schohol
– Binus International School Simprug
– British International School, Jakarta
– Canggu Community School
– Cita Hati Christian High School
– Cita Hati Christian Senior School – West Campus
– Gandhi Memorial International School
– Gandhi Memorial International School, Bali
– Global Jaya International School
– Jakarta International Multicultural School
– Jakarta International School
– Medan International School
– Mentari International School Bintaro
– Mentari International School Jakarta
– Mt. Zaagkam International School
– Mutiara Nusantara International School
– Penabur International School
– STB – ACS (International) Jakarta
– Sekolah Bogor Raya
– Sekolah Buin Ratu
– Sekolah Cikal
– Sekolah Ciputra, Surabaya
– Sekolah Global Indo-Asia
– Sekolah Mutiara Harapan
– Sekolah Pelita Harapan International Kemang Village
– Sekolah Pelita Harapan International Lippo Cikarang
– Sekolah Pelita Harapan International Lippo Village
– Sekolah Pelita Harapan International Sentul City
– Sekolah Pilar Indonesia
– Sekolah Tunas Bangsa
– Sekolah Victory Plus
– Sinarmas World Academy
– Singapore International School-Indonesia (Bona Vista Campus)
– Singapore School, Kelapa Gading
– Stella Maris School
– The International School of Bogor
– Tunas Muda International School Kedoya
– Tunas Muda International School Meruya
– Yayasan Surabaya International School

b. Kurikulum Cambridge

Ada empat jenjang program kurikulum Cambridge:

– Cambridge International Primary Programme (usia 5 – 11 tahun). Program dirancang untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan Mathematics, English and Science pada anak-anak.

– Cambridge Lower Secondary Programme (usia 11 – 14 tahun). Program ini memberikan inti koherenyang mana sekolah dan guru dapat membangun program yang paling sesuai dengan siswa mereka sendiri.

– Cambridge IGCSE (usia 14 – 16 tahun). Program ini mengembangkan peserta didik sukses melalui pendekatan berbasis skill. 

– Cambridge International A Level (usia 16 – 18 tahun). Program ini menawarkan kursus fleksibel dari studi yang memberikan siswa kebebasan untuk memilih kombinasi mata pelajaran yang tepat bagi mereka.

Beberapa sekolah yang menggunakan kurikulum ini:

– Hope International School
– New Zealand International School
– Raffles International Christian School
– Sekolah Tiara Bangsa Acs (International) Jakarta
– Technology International School